Beberapa waktu yang lalu, aku baru aja nyelesaikan satu drama korea yang berjudul Familiar Wife.
Kesan pertama yang aku dapat waktu pertama kali nonton episode 1 adalah "nih drakor sama kaya Goback Couple". Yang mana sama-sama mengisahkan tentang perjalanan waktu kembali ke masa lampau oleh sepasang suami istri. Cuman yang membedakan adalah jumlah episodenya aja. Kalo Goback itu hanya 12 episode, nah untuk Familiar Wife ini sebanyak 16 episode.
Episode-episode awal lumayan sama aja ceritanya, sepasang suami istri yang udah berhubungan cukup lama sampe akhirnya memutuskan menikah, lalu pas udah punya anak, mulai muncul konflik-konflik rumah tangga, malah parahnya karena konflik itu jadi mengubah istri menjadi lebih ganas sikapnya kepada suami, hingga membuat suami ingin pergi dari sana dan mencoba kembali ke masa lampau agar dia bisa merubah jalan hidupnya.
Well, anywaty, di sini aku ga mau cerita spoiler tentang dramanya, disini aku hanya mau share review dan pandanganku soal rumah tangga dalam drama ini.
Kalian pasti berpikir cerita drakor itu sama aja semua, ga ada point penting yang bisa diambil. Karena ceritanya hanya berfokus pada pemeran utamanya yang ganteng dan cantik. Tapi dari sekian drama yang aku tonton, serial ini bener-bener bikin aku kaget. Yang buat aku berpikir "wah ini bener-bener terjadi di kehidupan nyata". Seperti yang aku tulis tadi, episode awal-awal drama ini biasa aja, ga ada yang bikin greget atau gimana, aku pikir masih standar aja ceritanya dengan drama lain, lucu, ringan dan mudah dipahami alurnya.
Tapi pas masuk di episode yang mana si suami mulai sadar akan akar masalah rumah tangganya dimana, disitu aku ke- triggered banget. Otakku seakan-akan mulai mencerna inti dan tujuan dari cerita ini. Dan semakin diikuti alurnya, jadi makin banyak scene-scene dan dialog-dialog yang biasanya emang terjadi di kehidupan rumah tangga kita.
Aku ngerasa drama ini udah kaya psikolog gitu atau lebih tepatnya konsultan pernikahan, setiap adegannya terselip makna yang tersirat bahwa ini loh yang terjadi di kehidupan nyata. Rumah tangga itu memang ga gampang, apalagi menyatukan pemikiran pria dan wanita dalam satu tempat itu emang mustahil. Dan lewat kisah ini mereka menyampaikan advice atau tujuan berumah tangga itu apa.
Disini aku akan jabarkan 11 poin penting yang bisa aku cerna dari drama ini dan trust me, semua poin ini emang selalu jadi akar masalah dalam rumah tangga..
- Saling berempati pada pasangan
- Berpikir bahwa kebahagiaan rumah tangga itu relatif
- Pernikahan usia 7 tahun itu adalah usia-usia rawan konflik dalam pernikahan
- Bahwa cemburu itu selalu ada
- Masa lalu mesti diingat, namun masa depan lebih penting
- Selalu jujur jika bertemu mantan 😊
- Memuji pasangan
- Belajar menerima hobby/passion pasangan
- Ada kalanya kita akan mengalami kejadian dan emosi yang tidak kita sadari terjadi begitu saja
- Cobaan besar dan kecil dalam kehidupan itu akan pasti ada
- Ini yang paling penting, sebelum pasanganmu (khususnya istri) berubah galak atau bahkan berkelakuan seperti monster, sejenak berpikir untuk sedikit saja meringankan bebannya, tidak perlu pake uang atau tenaga, tapi cukup luangkan waktu mu untuk berbicara pada pasangan.
Oke, gimana abis baca poin-poin diatas? nge-trigger kamu ga? sesuai kan sama kehidupan rumah tangga?
Poin diatas itu adalah hasil renungan yang didapat suami ketika dia kembali ke masa lampau. Bahwa namanya takdir itu ga bisa diubah, tapi perilaku lah yang berubah. Jadi baik atau buruk, berhasil atau gagal dalam rumah tangga, itu smua kita yang jalanin dan mengubahnya.
Dan aku pernah baca salah satu post seorang psikolog tentang "pentingnya untuk saling menyesuaikan antar pasangan". Jadi titik beratnya bukan pada saling memahami atau mengerti, tapi cobalah untuk saling menyesuaikan. Dalam hal apa? Banyak kok. Misal dari hobby, banyak dari istri marah atau kesal jika suami lebih asyik dengan hobbynya ketimbang memperhatikan istri. Lalu dari situ perlahan mulai mengubah istri jadi orang yang pemarah dan puncaknya meledak dengan merusak hobby suami. Itu juga ada di salah satu scene drama ini kok. Dan ketika ia sadar bahwa selama ini ia tidak mencoba untuk membicarakan hal ini, dia tidak mengajak istri nya menyesuaikan kehidupannya yang lain, padahal jika dia bisa bicarakan baik-baik, tentu istri tidak akan menjadi seorang monster.
Aku bukan pakar pernikahan, tapi dari drama ini sedikit merubah pandangan ku soal maslah rumah tangga. Bahwa kita ga bisa melawan takdir, tapi kita yang harusnya menyesuaikan, mengimbangi dan merubahnya ke arah yang lebih baik.
Ini drama high recommended banget deh, khususnya untuk para pasangan yang udah berumah tangga. Buat yang belum, ini juga bisa masuk listmu, seenggaknya abis nonton ini sedikit ngerubah perspektifmu dalam pernikahan. Dijamin ceritanya mudah dipahami banget, ringan juga alurnya, dan ada scene-scene konyol yang lumayan bikin terhibur dan komedinya ga garing.
Dari semua drakor yang bergenre family yang pernah aku tonton, drama ini yang paling nge-trigger aku, karena emang temanya ga jauh beda sama kehidupan nyata, dan ini jaraaanngg banget ada di cerita drama-drama lain,,
Pemainnya juga ga terlalu cakep dan cantik jadi kalian jangan high expectation dulu, mungkin aku pikir sutradaranya emang mau bikin ini drama se real mungkin jadi dipilih yang emang nyesuaikan cerita nya..
Well, segitu dulu tulisannya, soal rate dari aku, ehm, jujur ga mau kasi rate. Aku penyuka drakor, sebagian ada yang bagus, sebagian ada yang jelek akting atau pemainnya, sebagian lagi full bagus smua, jadi aku ga mau kasi penilaian. Sesuatu yang baik atau jelek ga mesti dinilai pake angka kan, cukup dinikmati, ambil positifnya dan bijak dalam menonton.
Kembali lagi, it's just an entertainment..
Dalam rumah tangga: saling memahami dan saling mengerti itu penting.
ReplyDeleteMantap artikelnya Mbak. Makasih
SELAMAT ULANG TAHUN ISTRIKU
Sama-sama Mas,,
Delete