Pages

1/25/22

Step by Step My Skincare Routine

Aku sudah lama menjalani dan memakai beberapa rangkaian tahapan skincare, mulai dari cleanser, mouisturizer/pelembab wajah, dan masker. Yang tidak pernah aku pakai hanya toner, serum dan sunscreen. Ditambah pun dulu itu kan teknologi informasi tidak secanggih dan secepat sekarang ya, jadi dulu itu ya hanya sebatas lihat iklan di TV dan coba-coba aja. Jadi tidak tau pentingnya sunscreen itu apa, toner itu fungsinya ke wajah seperti apa, bener-bener buta banget dan ala kadarnya aja gitu. Dan baru tahu info itu sekarang jadi sudah menyesal banget, karena efek diwajah ku lumayan baru kelihatan sekarang kaya bintik-bintik hitam atau bisa kita sebut hiperpegmentasi parah, pori-pori besar khususnya di area hidung dan pipi, wrinkles dan kulit kusam.

Namun untungnya, tipe wajah ku itu adalah normal kombinasi yang mana sangat jarang sekali timbul masalah jerawat maupun alergi bahan-bahan tertentu. Jadi sedikit tidak ada kendala dalam memilih skincare ataupun ingredients nya. Nah ini masuk di tips yang pertama sih dari aku adalah, dalam memilih dan mencoba skincare, coba kenali dan cari tau dulu nih tipe wajahmu apa dan juga masalah utama diwajah kamu itu apa, misal masalah jerawat kah, pori-pori besar kah atau apapun, coba gali dan cari tahu dulu. Setelah itu kamu harus tahu juga apakah kulit wajahmu termasuk kulit sensitif atau tidak. Bagian ini sangat penting karena kalo kita tidak tahu tipe kulit wajah kita sendiri, gimana kita akan paham bahan-bahan apa saja yang cocok dan aman buat kulit wajah kita. Kamu maunya wajah glow bersih tapi yang ada malah muncul breakout atau kulit wajah hancur. 

Kali ini aku akan spill skincare apa saja yang sudah aku pakai selama beberapa tahun terakhir ini, dan ini adalah rangkaian skincare yang aku anggap sudah cocok banget diwajahku. Dan ini pun aku urutkan sesuai tahapan skincare routine yang aku lakukan sehari-hari terutama dimalam hari. Karena aku pikir night skincare itu lebih bagus dalam penyerapan formulanya dan pagi harinya wajah lebih glow sih. Tapi ini kembali sama referensi dan kenyamanan kalian aja sih.

Oke yang pertama banget aku lakukan itu adalah membersihkan wajah dengan Cleansing Oil nya DEAR KLAIRS yaitu Gentle Black Deep Cleansing Oil. Aku pakai pembersih tipe oil karena lebih aman aja sih menurutku diwajahku. Dan tipe cleansing seperti ini pun sangat ampuh juga kok membersihkan bekas-bekas make-up gitu. Dan aku pilih produk ini karena tergiur sama claimnya sih soal membersihkan pori-pori, yah walaupun claimnya sedikit tidak berhasil diwajahku tapi aku tetap suka dengan pembersih ini karena after effect diwajah itu sangat gentle banget, jadi ini sangat cocok juga sih untuk tipe wajah sensitif gitu. Waktu pemakaian pun it's really-really gentle diwajah karena formula nya langsung berubaha kaya lebih milky gitu.

Next, toner, finally setelah sekian lama maju mundur dengan penggunaan toner-karena aku masih takut penggunaan toner diwajahku itu gimana-aku mengaplikasikan produk ini diwajahku. Dulu waktu awal mencoba aku sempat pakai Real Floral Rose Toner punya NACIFIC. And it was good for my face. Wajah ku jadi lebih bersih dan glow, pori-pori juga lumayan mengecil. Tapi karena sekarang aku mempunyai permasalahan hiperpegmentasi which is disebabkan karena aku gak pernah pake Sunscreen jadinya sekarang aku mencoba beralih ke Yuja Niacin Brightening Toner by SomeByMi. Karena claim dari produknya selain untuk mengecilkan pori-pori, adalah juga menyamarkan dark spot karena mengandung bahan dewa yaitu 5% Niacinamide. Aku baru saja mencoba memakain produk ini sekitar 2 bulan lebih, dan aku masih menunggu akan hasilnya apakah akan seperti claim nya atau tidak. By the way, sejauh ini selama memakai toner wajahku memang jadi lebih sensitif ya kayak lebih sering timbul jerawat tapi aku pikir itu bukan breakout karena timbulnya pun ga terlalu banyak dan cepat juga sembuhnya. So, i think pemakaian toner terbilang cukup aman diwajahku.

Next step adalah pelembab/mousturizer/serum, dan tipe atau formula yang aku pake itu adalah face oil ya, yaitu Rosehip Oil Anti Oxidant nya Trilogy. Ini bisa dibilang produk holy grail nya aku. Karena aku udah pake ini tuh udah tahunan, udah gak terhitung lagi berapa botol pemakaian nya. Hasilnya cocok dimukaku, ingredients nya juga aman dan ini tuh ampuh buat muka plum dan kenyal. Ini tuh ya walaupun formula nya kaya oily gitu tapi pas di apply ke muka ga bikin muka jadi minyakan, tapi jadi lebih plumpy dan kamu pake seharian pun aman ga oily dan sangat melembabkan wajah di pagi hari kalo kamu pake di malam hari. Dah lah, ini salah satu produk high recommended banget dari aku. Semua tipe jenis kulit bisa pake ini , even tipe muka berminyak bisa banget pake ini. Gak akan muka berminyak kamu kaya kilang minyak, tapi malah mengontrol produksi minyak berlebih diwajah kamu.

Step by step itulah yang aku lakukan hampir tiap malam. Cukup simple dan tidak terlalu banyak produk yang aku terapkan, karena balik lagi ke basic, tipe wajah kamu seperti apa, produk apa aja yang mesti kamu apply ke wajah kamu. Karena tbh, tidak semua tahapan skincare itu harus kamu lakukan dan kamu apply semua kewajah. Kenali dulu baru eksekusi. Jangan terbuai sama iklan dan narasi influencer.

Yang paling penting itu adalah Sunscreen girls. Ini adalah tahapan terakhir yang wajib harus ada dalam skincare routine kamu. Jujur, aku pun baru sadar pentingnya sunscreen itu sekarang. Pas wajah ku udah ada dark spot dan hiperpegmentasi parah. Kayak selama ini aku hanya percaya dengan skincare lain aja udah cukup, padahal nyatanya gak sama sekali. Skincare kamu malah tidak fungsi maksimal jika kamu skip sunscreen dalam tahapan skincare mu. Sunscreen is a key. Fungsinya untuk lock skincare mu dari paparan sinar matahari. Jad jangan lupa ya girls sunscreen nya masuk list.

Ada satu lagi sih tahapan terakhir dalam dunia skincare ku, karena ini tuh hanya aku lakukan setiap 2-3x/seminggu, yaitu eksfoliasi wajah. Nah eksfoliasi ini kan ada 2 ya, yaitu chemical exfoliate dan physical exfoliate. Perbedaannya kalian pasti udah pada tahu kan, kalo chemical itu formula yang dipake dari bahan-bahan kimia lah ya atau bahan cair yang langsung meresap gitu ke wajah, tapi bukan bahan kimia yang berbahaya loh ya, itu beda. Nah kalo physical itu lebih ke bahan yang terlihat nyata dan bisa dirasakan gitu, kaya scrub atau masker wajah. Karena aku mau fokus menghilangkan kekusaman diwajah ya jadi aku lebih memilih exfoliator nya scrub atau mask gitu. Dan scrub yang aku pake sekarang itu adalah St. Ives Fresh Skin Apricot Scrub. Ini tuh aku pilih karena claim nya untuk melembutkan dan menghaluskan tekstur kulit wajah sekaligus juga menghilangkan kekusaman diwajah. And it works sih, Wajah jadi lembut, bersih dan segar aja gitu rasanya dengan bau nya yang menenangkan dan fresh. Bahan nya juga alami, dan sejauh aku pake pun wajah aku tidak mengalami breakout parah. Jadi kalo kamu punya tipe wajah normal kombinasi yang permasalahannya kulit kusam, ini patut kamu coba.

So, itu dia sepenggal tulisan ku tentang dunia skincareku yang ala kadarnya dan tidak selengkap para beauty vlog pada umumnya. Disini aku hanya berbagi dan memberi sedikit tips yang sesuai dengan pengalaman ku saja.

1/16/22

New Year, New Job

 Tahun 2021 menuju 2022 adalah tahun yang sangat spesial buatku. Karena ditahun-tahun itu aku mendapatkan pekerjaan sekaligus pengalaman pertama jalan keluar kota sendirian. Literally sendirian tanpa suami dan anak-anak. 

Dan by the way, inipun pengalaman yang memang dari dulu aku impikan. Pekerjaan yang waktunya bebas dan menaungi akan isu-isu tentang perempuan dan gender sekaligus melakukan travelling. Karena jujur dari aku sekolah sampai waktu sebelum mendapat pekerjaan ini, aku tuh termasuk anak yang sangat dikekang aka kebebasan kesana kemari. Pergi keluar kota itu gak boleh sendirian, paling parahnya sampai gak dibolehin beneran pergi. Jadi waktu mendapat pengalaman ini kayak sesuatu yang sangat berharga banget gitu aku dapatkan, thanks God. 

Mengenai tentang pekerjaanku, sebenarnya aku temasuk baru dan masih dalam proses terus belajar. Baru aja 3 bulan aku bekerja, istilahnya pun bukan pekerjaan yang ada kantor nya dan ada jam kerjanya. Bisa dibilang ini tuh Freelancer, kerja nya dirumah aja, dan gak setiap hari ada kegiatan atau pekerjaan penting. Ada waktu-waktu tertentu memang dimana aku akan full sibuk dengan kegiatan atau meeting dan belajar tentang SOP ku. Kegiatan itu bisa macam-macam, kaya bulan Desember kemaren aku ikut kegiatan di luar kota dan itulah pertama kalinya aku pergi travelling sekaligus kerja sendirian. And i was so happy and excited. 

Kegiatannya memang masih di satu provinsi cuma beda kota aja dan perjalanannya pun lumayan memakan waktu lama, sekitar 8-10 jam an di perjalanan. Tapi bagi aku itu gak masalah sih, karena aku udah terbiasa juga kan pergi ke kota Mamaku yaitu Banjarmasin yang perjalanan daratnya saja bisa memakan waktu 12 jam. Tapi yang bikin aku excited banget itu adsalah suasana selama perjalanan dan di selama berada dikotanya itu sendiri.

Kebetulan kota yang aku datangi ini salah satu kota yan mayoritasnya non muslim. Dan kegiatan pekerjaan ini pun berlangsung di wilayah kampung-kampung yang full mayoritas nya non muslim. Jadi lumayan bikin culture shock buat aku. Contohnya kaya binatang anjing, disana dimana-mana dan disetiap sudut nya selalu ada anjing, dan aku sangat phobia akan anjing. Tapi selama disana mau gak mau aku harus bisa hidup dan jalan berdampingan ama nih hewan. Trus kaya makanannya pun lumayan bikin merinding disko. Ada satu hari di satu kampung makanan yang disuguhkan berdampingan dengan B2 (pig). Dan aku waktu itu mencoba sekuat tenaga untuk bisa tenang dan coba makan walaupun waktu itu aku lapar banget, tapi aku udah ga sanggup untuk makan banyak karena mikirin tuh B2 sampingan dengan makanan lain.

But, aku gak nyalahin culture ataupun keadaan disana, karena memang seperti itulah keadaannya, dan sebagai minor aku hanya bisa coba tenang dan sopan aja. Dari sini aku jadi tau dan belajar rasanya jadi minor di lingkungan mayoritas itu seperti apa. Memang kita sebagai minor dituntut untuk bisa hidup berdampingan dengan mayor, saling menghormati tiap adat-istiadat yang ada, dan kalaupun sebenarnya kita merasa sungkan dan segan pun diutarakan kepada mayoritas pun tidak apa-apa. Cuman waktu itu aku masih merasa baru dan pertama kali jadi aku hanya bisa merasakan tanpa bisa mengatakan apa-apa.

Berikutnya di perjalanan juga aku banyak menemukan hal-hal baru, seperti menyebrang sungai pake perahu kecil gitu, trus ikut ritual mengusir roh dan ini beneer-bener epic sih kalo diceritakan, tapi aku masih ragu perlu aku tulis disini atau gak karena ritual ini menyangkut adat disana juga, takutnya aku salah tulis jadinya ribet. Pokoknya semua itu terjadi karena ada beberapa kesalahan teknis dilapangan yang tidak diketahui dan dilaksanakan oleh pengurus lain. 

Terus pengalaman lain yang aku dapatkan tentu saja tempat-tempat wisata dan beberapa spot-spot adat yang masih kental dan dilestarikan sampai sekarang. Sayang untuk spot-spot tempat adat aku gak sempat ambil footage nya karena ga bisa singgah. Untuk tempat wisatanya pun lumayan masih alami dan indah banget. Masih banyak pohon dan hutan disepanjang jalan. Sungai dan air terjun pun masih sangat deras airnya. Dan juga jernih.

Kalau kalian bertanya apa sih pekerjaanku? Intinya pekerjaan organisasi non government yang memfasilitasi dan menaungi para perempuan adat Nusantara. Kegiatan nya pun yaa berkutat diwilayah adat. Dan biasanya kegiatan ini diadakan beberapa bulan sekali gitu. Lumayan seru tapi juga lumayan sulit area pekerjaan yang aku kerjain, karena kan ini juga pertama kalinya aku bekerja di bagian Administrasi jadi yah perlu banyak penyesuaian dan belajar lagi. 
But so far i like it and enjoy the process. Karena ini tuh suatu hal yang aku impikan juga, selain pengen travelling, aku tuh mau kerja dibagian yang ada isu-isu gender nya gitu. Dan akhirnya terkabul juga, alhamdulillah,,