Pages

10/23/18

I'm Introvert Person

Apa sih definisi arti introvert bagi kalian?
Kalo dari aku pribadi, introvert itu ansos dalam artian anti sosial. Tapi kalo dalam artian sesungguhnya, introvert itu adalah pribadi yang tertutup dan hanya berkaitan dengan diri manusia itu sendiri. Orang-orang introvert ini jarang sekali yang mau berinteeraksi dengan orang lain atau hal lain yang menurut dia tidak telalu penting. Biasanya seorang introvert senang menghabiskan watunya sendiri atau dalam keadaan tenang, tidak terlalu suka dengan keramaian, dan lebih menyukai perbincangan yang topiknya unusual atau deep. Makanya orang-orang introvert ini jarang sekali punya banyak teman atau suka bergaul dalam grup dalam jumlah banyak. Mereka lebih menyukai beberapa perkumpulan kecil atau teman yang lebih sedikit yang punya kesamaan dalam hal obrolan atau pemikiran. Biasanya orang introvert ini suka menghabiskan waktunya sendiri dengan membaca, nonton sendiri, berjalan ditaman yang sepi, atau dikamar seharian hanya dengan mendengarkan musik aja udah buat orang introvert ini semangat dan happy.
Namun gak jarang, banyak yang mengira orang introvert ini sombong atau kuper dan culun. Karena ketertarikan mereka akan sosial sedikit dan malah orang introvert ini susah dalam memulai komunikasi dengan orang lain , makanya mereka cenderung memilih diam dan enggan untuk berbicara dalam lingkungan society nya.
Pokoknya kurang lebih seperti itulah arti definisi introvert.
Nah disini aku mau bercerita sedikit tentang kepribadian aku, yang mana aku termasuk orang dalam lingkungan introvert ini.
Aku itu basicnya pendiam dan gak terlalu suka melibatkan diri dalam perbincangan orang-orang disekitarku. Kalo ada yang mulai berbicara dan itu gak terlalu menarik minatku, aku bakal menjauh. Makanya aku dari SD sampe SMA gak terlalu punya banyak teman atau masuk dalam suatu grup gitu. Kalopun diajakin, aku cuman sekedar nimbrung, mencoba masuk dan mengerti pembicaraan teman-temanku, walaupun pada akhirnya aku gak terlalu suka dengan obrolan mereka. And of course, in that time i was trying so hard to understand what their talking about..😑😑 Berlanjut ke SMA pun aku gak terlalu punya banyak teman, malah ada yang menjauh dari aku, and i dont why it happen. Tapi karena aku memang awalnya gak terlalu kaget kalo harus sendiri, itu gak terlalu aku pikirkan banget. Malah kemudian ada beberapa yang mulai deketin aku, ngajak aku ngobrol, mencoba berteman denganku, dan mulai ngobrol dengan sesuatu yang bisa buat aku nyaman. Waktu itupun aku belum bisa mengubah kepribadian aku yang pendiam dan jarang nimbrung. Terkadang mereka selalu menegur ku kalo dalam perbincangan aku lebih banyak diamnya. Kalo gak diajak ngobrol, aku akan terus diam dan gak akan membuka obrolan dengan mereka..
Akhirnya pada saat lulus sekolah dan aku memilih untuk bekerja ketimbang kuliah, dan disaat aku mulai bekerja inilah aku mulai sedikit bisa berinteraksi dengan orang. Mulai mencoba masuk dalam obrolan mereka, walau pada saat itu obrolan mereka tidak terlalu penting buat aku dengar. Tapi in that moment, aku pengen mengubah suasana hidupku, mau punya lebih banyak teman untuk menambah koneksi kerjaan dan siapa tau dengan aku lebih berinteraksi dengan banyak orang akan bisa mengubah pribadi ku untuk tidak terlalu tertutup sama dunia luar.
yeah, once ago i was very quiet person 😅Kebetulan saat itu lagi hype banget musik-musik rock alternative gitu, dan sering ada festive atau event musik gitu. Kebetulan juga suka dengan genre musik itu, dan lingkungan kerjaan ku waktu itu juga orang-orang yang punya hobi sama, jadi disaat itu aku mulai ketemu dengan banyak orang dan kenal dengan mereka, hangout bareng. Dengerin cerita-cerita mereka, mulai dari dark stroylife mereka, yang dari brokenhome sampe temen yang punya pergaulan bebas banget. Semua udah aku temuin di masa-masa itu.
Entah kenapa aku lebih connect dengan teman-teman yang pergaulannya seperti itu, ketimbang dengan grup cewe-cewe yang stylish, modern and feminim.Mungkin karena aku lebih suka a deep conversation, jadi aku lebih suka menghabiskan waktu dengan mereka, dengerin cerita-cerita mereka.
Dari sini, aku mulai belajar untuk lebih aware sama lingkungan sekitar. Walau pendiam ku masih ada, tapi aku mencoba untuk membuka diri buat orang-orang yang ada di sekitarku. Disaat ketemu orang baru, aku akan memulai obrolan duluan, eventhough obrolan itu gak menarik/penting, tapi aku mencoba untuk bisa enjoy dengan orang-orang tersebut. Lebih open mind akan hal-hal yang terjadi disekitarku. Karena biasanya karena kita terlalu menutup diri, kita gak bisa open mind akan segala hal yang terjadi diluar kehidupan kita. (And soal bahasan ini akan aku share ke kalian nanti ya..)
Dan itu berlanjut sampe sekarang. Meskipun begitu, tipe pendiam ku masih ada, dan kebutuhan ku untuk sendiri juga masih ada. Masih tidak terlalu suka juga dengan keramaian dan orang banyak. Teman ku pun gak sebanyak orang-orang pada umumnya. Aku lebih suka berinteraksi dengan 1-2 orang yang punya pemikiran dan obrolan sama ketimbang punya 10 teman yang dalam obrolan itu aku gak bisa nyambung atau connect dengan mereka.
Well, kalo kalian lihat aku tidak tertarik untuk ngobrol atau berteman, jangan dicap sombong atau gak mau bergaul, tapi itu bisa jadi karena aku tidak terlalu tertarik dengan obrolan nya atau karena orang dalam lingkungan nya terlalu banyak. Biasanya kalo aku terlalu nge-push myself untuk bisa connect dengan orang-orang itu, itu malah akan jadi beban buatku. And i don't want it.
Dalam hal ini juga aku bukan tipe pemilih dalam berteman. Siapa yang mau berteman denganku ayok aja. Tapi hanya orang-orang tertentu aja yang bisa dekat denganku, yang punya kesamaan pemikiran itu tadi dan mereka bisa masuk dalam obrolan ku.😊
Always remember, don't judge people by the cover...


No comments:

Post a Comment